VIVA – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto memenuhi panggilan KPK, pada Kamis 20 Februari 2025. Pemeriksaan Hasto dalam statusnya sebagai tersangka kasus suap dan perintangan penyidikan PAW DPR.
Dia mengaku telat datang ke KPK karena ada kendala teknis. Hasto menjelaskan telat datang ke Gedung Merah Putih KPK karena sudah pesan bus sebanyak tiga kali. Namun, bus yang hendak dipesannya tak mau menerima pesanannya.