VIVA – Sebuah fakta baru terungkap terkait pembunuhan ilmuwan nuklir Iran, Mohsen Fakhrizadeh. Menurut laporan media setempat, pembunuhan Fakhrizadeh pada 27 November 2020 kemarin sangat terencana. Pembunuhan itu disebut menggunakan sebuah senjata mesin yang ditempelkan ke sebuah mobil. Canggihnya lagi, senjata mesin itu dikontrol dengan remote jarak jauh. Sehingga tidak ada satu pun agen organik yang berada di lokasi pembunuhan Fakhrizadeh. Setelah disergap, Fakhrizadeh sempat keluar mobil sebelum diberondong oleh senjata mesin tersebut. Ia tertembak tiga kali dan dinyatakan tewas. Begitu juga istrinya yang berada satu mobil dengannya.
Rekaman Diduga Ridwan Kamil dengan Lisa Bocor
Nyaris 1000 Muslim Myanmar Tewas Akibat Gempa
Houthi Yaman Serang Kapal Induk AS di Laut Merah
Jerman Bersiap Invasi Rusia, NATO Diberi Peringatan Keras
Jusuf Hamka Berencana Gratiskan Tol Cisumdawu
Di Depan 'Markas', Polisi Dikeroyok Sejumlah Orang
Membahayakan! Listrik di Kabupaten Malang Padam
Bahagianya Anak-anak Yatim Piatu Ditraktir Wapres Gibran
Penumpang Bus Rosalia Indah Kehilangan Laptop, Diganti Buku
Jerman Buat Kebijakan Anti Islam, Deportasi Aktivis Muslim