VIVA – Sejumlah mahasiswa China di Sydney, Australia menjadi sasaran sindikat penipu penculikan. Para mahasiswa dipaksa melakukan adegan seolah mereka sedang diculik.
Rekaman video penculikan palsu itu lalu dikirim ke keluarga mereka di China. Dengan cara ini, sindikat itu bisa mendapatkan uang tebusan.
Aksi ini melibatkan seseorang yang berpura-pura dari Kedutaan China atau pihak berwenang lainnya. Sebanyak delapan "penculikan virtual" telah dilaporkan pada tahun ini.
Salah satunya dengan uang tebusan senilai lebih dari Rp20 miliar yang sudah dibayarkan. Para korban rela membayar, karena percaya orang yang mereka cintai dalam bahaya.
Nilai Tukar Rupiah Merosot, Airlangga Punya Jawaban Berbeda
Momen Prabowo-Jokowi Bak Saudara Kandung Saat Buka Puasa
Helikopter Damkar Jatuh saat Padamkan Kebakaran Hutan
Rekaman Sutradara Film 'No Other Land' Disiksa dan Diculik
Sirine Meraung Saat Rudal Houthi Melintasi Langit Israel
VIDEO Israel Guncang Area Pengungsian Warga Gaza
Modus Debt Collector Gedor-gedor Mobil, Ujungnya Dibuat Malu
Hercules Sebut Prabowo Saat Ultimatum Ormas Minta THR